Apa yang Kamu Cari?

Translate

Habis Senam Ikut Tawuran

Tuesday, December 17, 2013



Habis Senam Ikut Tawuran - Seputar Informasi dalam Cerita. Pagi hari yang cerah tidak seperti biasanya, membuat terik sinar matahari sudah mencolok tajam mata para manusia terlebih yang masih bermimpi menjadi silau. Soni, seorang anak SMP yang pagi itu semangat untuk mengikuti senam pagi di sekolahnya. Namun, Soni yang telah mengikuti senam pagi dengan semangat, pulang dari sekolah  malah  ikut tawuran bersama teman-temannya.


Insiden tawuran berawal dari hal yang sepele, yakni ketika Soni dan teman-temannya sedang beristirahat di bawah pohon yang rindang, mereka tanpa sebab yang jelas dilempari oleh sekelompok pemuda lain yang berasal dari sekolah lain. Soni yang tidak tahu tentang sebab asal pelemparan itu, sontak tidak terima dan mau ikut tawuran dengan anak FIP. Tawuran antara dua kelompok remaja yang berbeda itu membuat orang-orang sekitar tempat itu merasa kebingungan apa yang harus diperbuat. Kedua kelompok remaja itu saling lempar batu untuk melukai anggota lain.

Peritiwa yang dialami Soni dapat diambil berbagai pengalaman makna yang membekas. Seorang pelajar yang mempunyai masa depan yang panjang, harus selalu bertindak optimisi dalam mewujudkannya. Selain itu, dibanding para pemuda ikut tawuran lebih baik mengisinya dengan hal-hal yang positif. Ikut tawuran tentu tidak akan ada gunanya, malahan akan membuat urusan semakin sengsara. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika berbagai acara positif harus dikembangkan guna meminimalisis para pemuda yang ikut tawuran.

Dusta Pasangan Mesum

Friday, December 6, 2013



Dusta Pasangan Mesum - Seputar Informasi dalam Cerita. Malam hari yang cerah di kota itu membuat Andi dan Ratih menikmati perjalanan berdua mereka diatas sepeda motor. Semilir angin yang berhembus membuat suasana romantis semakin melekat diantara kedua anak manusia yang dimabuk asmara. Sama seperti pasangan muda yang pada umumnnya, Andi dan Ratih termasuk pasangan yang berani mengumbar adegan vulgar di depan umum. Banyak teman-teman dari mereka, yang menjulukinya sebagai pasangan mesum. Julukan pasangan mesum telah Andi dan Ratih terima karena mereka sudah tidak ada rasa malu dengan lingkungan sekitarnya.


Motor Andi diparkir di dekat sebuah tempat hiburan malam. Andi dan Ratih yang semenjak turun dari sepeda motor terus berangkulan sambil sesekali bibir mereka saling berpagut mesra. Andi dan Ratih memang sudah terbiasa dengan apa yang mereka lakukan seperti itu. Bahkan, di tempat hiburan malam itu banyak pasangan mesum lain seperti Andi dan Ratih yang datang ke tempat hiburan malam tersebut.

Tempat hiburan malam semakin malam semakin banyak pasangan mesum yang datang di tempat itu. Mereka mabuk bahkan melakukan hubungan seks di tempat itu. Mereka tidak tahu bahwa ada petugas Satpol PP yang sedang melakukan razia di tempat tersebut. Andi dan Ratih yang terkena razia tersebut, sempat mengaku sebagai pasangan suami istri. Namun, petugas tidak dapat dikelabuhi dengan mudah oleh pasangan mesum tersebut. Andi dan Ratih tidak dapat menunjukkan identitas asli mereka sebagai pasangan suami istri yang pada akhirnya mereka dibawa ke kantor polisi untuk diberikan pembinaan.

Pembunuh Kendaraan Bermotor

Wednesday, November 27, 2013


Pembunuh Kendaraan Bermotor - Seputar Informasi dalam Cerita. Sebagai warga negara yang baik, tentulah membayar pajak adalah suatu kewajiban. Pajak yang dibayar oleh masyarakat akan digunakan untuk segala hal dalam pembangunan negara. Banyak macam-macam pajak yang harus dibayar oleh rakyat kepada negara, salah satunya adalah pajak kendaraan bermotor. Kendaran bermotor di Jakarta sendiri sudah semakin banyak dan membuat jalanan semakin macet. Bahkan tidak jarang jika satu orang di Jakarta dapat memiliki kendaraan bermotor lebih dari satu.

Paidi adalah seorang karyawan swasta yang kantornya bergerak dibidang konsultan. Pagi hari Paidi sudah bersiap-siap berangkat dengan menggunakan mobil sedan kesayangannya. Istri Paidi, yang berprofesi sebagai dokter di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan juga sudah bersiap-siap berangkat menggunakan mobil. Paidi di rumahnya memiliki setidaknya dua sepeda motor dan tiga mobil.


Mendengar wacana dari pemerintah Jakarta yang menaikkan pajak progresif kendaraan bermotor membuat Paidi pusing. Pasalnya, kenaikan pajak progresif kendaraan bermotor di Jakarta akan naik seratus persen. Paidi yang memiliki kendaraan bermotor lebih dari satu, merasa keberatan atas kebijakan ini. Maka tidaklah heran jika pajak progresif ini disebut sebagai pajak pembunuh kendaraan bermotor.

Upaya pemerintah menaikkan pajak progresif kendaraan bermotor ini adalah untuk menekan angka peningkatan pembelian kendaraan bermotor di Jakarta yang setiap tahunnya meningkat. Diharapkan dengan kenaikan pajak progresif kendaraan bermotor ini, masyarakat dapat mengurangi kebiasaan membeli kendaraan baru setiap tahunnya.

Profesi Guru Idaman Anak Muda

Wednesday, November 20, 2013

Profesi GuruIdaman Anak Muda - SINTA (Seputar Informasi dalam Berita). Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Ya, kalimat itu adalah sebuah ungkapan lama yang masih disematkan pada guru. Profesi guru di Indonesia sejak dulu sering identik dengan kehidupan yang serba kurang. Bahkan tidak jarang, jika orang tua dahulu melarang anak-anaknya jika bercita-cita menjadi guru. Kehidupan profesi guru yang dulu dipandang serba kekurangan seiring perkembangan zaman, mulai berubah pandangan itu. Kini pemerintah sudah mengadakan sebuah program khusus guru yang diberi nama sertifikasi guru.
 
Hari Selasa itu adalah hari di mana Nandi telah berhasil menyelesaikan studi S-1 kuliahnya. Nandi adalah seorang mahasiswa dari jurusan pendidikan Matematika di sebuah universitas di Sumatra. Ia sejak kecil bercita-cita menjadi seorang guru. Padahal, ayahnya sudah memberi tahu bahwa menjadi guru, terlebih lagi guru di daerah kehidupannya sangat sulit dan memprihatinkan. Namun, tekad Nandi sudah bulat dan tidak dapat diganggu gugat. 


Semenjak ada berita tentang sertifikasi guru, Nandi semakin yakin memilih guru menjadi pilihan kariernya. Setelah lulus S-1 ia bersemangat mengikuti program sertifikasi guru. Ia yakin bahwa profesi guru saat ini akan menjadi sebuah pekerjaan yang sangat layak dan tidak akan dipandang remeh oleh banyak orang. Nandi bersyukur, kesadaran pemerintah akan pentingnya kesejahteraan guru merupakan titik awal semangat guru dalam mencerdaskan anak-anak bangsa.

Ternyata program sertifikasi profesi guru membuat magnet yang begitu dahsyat bagi anak muda. Secara tidak langsung, melalui program sertifikasi profesi guru ini juga, menumbuhkan rasa di dalam tubuh anak-anak muda penerus bangsa untuk menjadi motor penggerak kecerdasan anak bangsa di generasi yang akan datang. Kebijakan pemerintah terhadap profesi guru ini layak dan patut untuk dipertahankan guna meningkatkan kesejahteraan kehidupan guru yang berimbas pada semangat guru dalam mengajar.

Prestasi Internasional Mahasiswa Daerah

Monday, November 18, 2013



Prestasi Internasional Mahasiswa Daerah - SINTA )Seputar Informasi dalam Cerita). Mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang memiliki berbagai potensi di dalam dirinya, hendaknya disalurkan kepada hal-hal positif, bukannya malah seperti tawuran, demonstrasi anarkis dan tindakan negatif lainnya. Di zaman globalisasi ini, sebagai mahasiswa, sudah selaaknya membuat sesuatu yang dapat mengharumkan nama bangsa, terlebih lagi dapat membuat sebuah prestasi internasional. Tentunya, nama Indonesia di mata dunia akan semakin baik dan tidak akan dipandang sebelah mata oleh bangsa lain, jika anak-anak bangsa Indonesia dapat mencengangkan dunia lewat prestasi internasional yang dibuatnya.

Di sebuah kampus yang berada di Kota Bandar Lampung, seorang mahasiswa bernama Eri sedang duduk di aula gedung kampusnya. Ia diundang sebagai tamu kehormatan atas keberhasilan sebuah makalahnya yang terbit di jurnal internasional. Mahasiswa itu bukan berasal dari kota besar layaknya Jakarta, melainkan mahasiswa daerah yang dapat menciptakan sebuah prestasi internasional. Eri berhasil lolos pada tahap final dalam presentasi makalahnya tersebut. Memang Eri belum menjadi juara, namun suatu kebanggaan jika hasil kerjanya dimuat dalam jurnal internasional.


Semua civitas akademika di kampusnya memberikan selamat secara bergantian. Perasaan Eri sungguh tidak dapat dilukiskan. Entah mimpi apa ia semalam jika makalahnya dapat tembus ke jurnal internasional. Eri yang bercita-cita melanjutkan studi S-2 ke Jerman berharap melalui lolosnya makalah yang ia buat dapat membantu mewujudkan cita-citanya tersebut. Sejak pagi hingga sore menjelang nama Eri selalu dibanggakan. Wajar saja karena Eri merupakan mahasiswa yang baru kali ini dapat membuat sebuah prestasi internasional yang bahkan dosen sekali pun sulit untuk melakukannya.

Prestasi internasional yang ditunjukkan oleh Eri membuat kita berpikir. Eri seorang mahasiswa yang berasal dari universitas di luar Jakarta, atau notebene berasal dari mahasiswa daerah, dapat membanggakan Indonesia melalui karyanya. Ini merupakan salah satu pecut bagi mahasiswa-mahasiswa lain agar semakin semangat dalam upayanya membuat sebuah karya yang berguna bagi negara. Tidak usah berpikir terlalu jauh tentang prestasi internasional yang akan dicapai, membuat prestasi di dalam negeri pun jika bermanfaat bagi orang banyak akan lebih mendapat manfaat bagi masyarakat.

Buah Hasil Perjuangan Walikota

Friday, November 15, 2013



Buah Hasil Perjuangan Walikota - SINTA (Seputar Informasi dalam Cerita). Teknologi yang semakin hari semakin berkembang pesat, membuat masyakarat mau tidak mau harus mengikuti arus globalisasi yang sudah tidak mungkin untuk dibendung. Terlebih lagi para generasi muda anak didik bangsa yang akan menerukan memimpin negara ini, kemampuan akan teknologi informasi sudah barang tentu menjadi kebutuhan yang primer. Melihat fenomena ini, Kuntadi selaku walikota di sebuah daerah di Jawa Tengah, dengan gigih mengupayakan agar siswa-siswi di daerah yang ia pimpin menjadi melek teknologi. Berbagai usaha telah Kuntadi lakukan untuk memwujudkan keinginannya tersebut. Perjuangan walikota ini tentu sangat diapresiasikan warga. Buah hasil perjuangan walikota itu sudah dirasakan para siswa-siswi di sekolah daerah tempat Kuntadi memimpin.

Pagi yang cerah di hari Jum’at itu, Kuntadi berencana melihat sebuah objek pekerjaan yang sedang ia garap. Ada dua objek yang sedang ia garap bersama timnya. Pertama adalah peningkatan pemasangan kuota kabel fiber optic sebagai penghubung jaringan internet dan yang kedua pelatihan teknologi dan informasi bagi para pendidik di kota tersebut. Niat baik Kuntadi memang sangat luar biasa. Para warga di kotanya sangat mendukung perjuangan walikota tersebut.

Maka tidaklah heran, jika buah hasil dari perjuangannya ini sudah mencapai 55 persen di sekolah dasar yang ada di daerah tersebut sudah memiliki laboratorium komputer. Dan pada jenjang SMP dan SMA, sudah 100% memiliki fasilitas tersebut, Bahkan, 92% dari total keseluruhannya, sudah menerapkan TIK dengan optimal. Kuntadi juga sedang mengupayakan agar semua sekolah mempunyai akses yang saling terhubung dalam pembelajaran (e-learning). Ini adalah sebuah perjuangan walikota agar rakyatnya tidak ketinggalan zaman di era globalisasi ini. Maka tidaklah heran jika Kuntadi mendapat berbagai penghargaan atas buah hasil perjuangan yang telah ia kerjakan.