Apa yang Kamu Cari?

Translate

Petani Versus Burung Peking

Friday, January 31, 2014



Petani Versus Burung Peking - Seputar Informasi dalam Cerita. Peran petani dalam upaya ketersediaaan pangan di Indonesia sangat vital. Sebagai ujung tombak pengadaan beras, petani harus berjuang keras untuk bisa memanen hasil tanaman padinya agar dapat dijual ke pasar. Namun, upaya petani tidak selalu berjalan mulus. Serangan hama yang silih berganti kadang menyerang tanaman padi para petani. Selain itu, hama dari burung juga sering menyerang. Dalam hal ini adalah burung peking yang mengincar padi yang hampir panen. Serangan burung peking ini terjadi pagi dan sore hari membuat petani harus kerja ekstra menjaga padi yang akan dipanen.


Ijah seorang petani di sebuah kabupaten di Jawa Barat yang sore itu bersama teman-teman petani lainnya bekerja sama untuk mengusir burungpeking yang menyambangi persawahan mereka. Hampir tiap pagi sekitar jam delapan dan jam empat sore, sekawanan burungpeking datang untuk memakan biji padi yang siap dipanen oleh petani. Hal ini membuat Ijah sebagai petani dan kawan-kawannya bekerja ekstra secara bergiliran mengusir kawanan burungpeking agar pergi dan tidak memakan padi yang siap dipanen.

Ada sebuah nilai moral yang dapat diambil dari kejadian apa yang dialami para petani tersebut. Yakni adanya rasa tanggung jawab dan kerjasama di antara petani dalam mengusir burung peking. Kadang memang sebuah masalah tidak hanya menciptakan sebuah keluh kesah, namun masalah juga dapat menjadikan seseorang menjadi lebih peka terhadap sesamanya.

Ombak Ganas Meminta Tumbal

Thursday, January 30, 2014



Ombak Ganas Meminta Tumbal - Seputar Informasi dalam Cerita. Keganasan ombak di perairan Indonesia lagi-lagi memintatumbal. Di musim penghujan memang ombak di perairan Indonesia terkenal ganas dan seringkali membuat orang menjadi celaka. Namun, kali ini yang menjadi korban dari keganasan ombak tersebut adalah sekelompok mahasiswa yang sedang berwisata menghabiskan waktu liburannya. Memang nasib siapa yang tahu, liburan mereka akhirnya berujung pada duka.


Sapto, Andi, Riski, dan Jamal adalah sekelompok mahasiswa di sebuah universitas di daerah Jawa Barat. Siang itu mereka dengan senang bermain di pantai menghabiskan waktu liburan. Mereka tahu bahwa waktu itu cuaca buruk dan ombak sangat ganas. Beberapa kali mereka diingatkan oleh penjaga pantai. Malang nasib Riski dan Jamal, mereka terseret ombak ganas dan menggulung badan mereka seketika. Beruntung, Sapto dan Andi berhasil diselamatkan oleh petuga penjaga pantai. Memang pantai tersebut terkenal dengan ombaknya yangganas dan sering meminta tumbal pada waktu tertentu.

Musibah seperti diatas tadi memang tidak diketahui manusia. Paling tidak sebagai manusia harus selalu waspada. Terlebih jika berlibur ditempat yang memungkinkan adanya bencana seperti ombak ganas. Kejadian meminta tumbal oleh ombak ganas di atas selayaknya jadi pelajaran bagi kita semua agar selalu hati-hati jika memilih tempat berlibur. Jangan sampai niat awal berlibur malah menjadi duka dalam hati.

Akhir Cerita Menyetubuhi Keponakan Sendiri

Tuesday, January 28, 2014



Akhir Cerita Menyetubuhi Keponakan Sendiri - Seputar Informasi dalam Cerita. Pikiran manusia jika sudah dirasuki setan memang sulit untuk dikendalikan. Segala perbuatan dapat dilakukannya tanpa memikirkan apa akibat yang akan diterimanya. Perilaku biadab seperti menyetubuhi seseorang yang bukan muhrimnya adalah salah satu perbuatan setan yang mudah dilakukan oleh manusia. Terlebih lagi jika perbuatan menyetubuhi ini dilakukan kepada pihak keluarga. Tidak tanggung-tanggung keponakan sendiri menjadi pelampiasan nafsu biadab tersebut.


Bandi yang siang itu diminta membenahi rumah kakaknya, Kuntadi, dengan semangat mengerjakan apa yang diminta kepadanya. Rumah Kuntadi hanya di tempati oleh anak perempuan yang masih berusia 16 tahun. Bandi yang melihat tubuh molek keponakannya tersebut langsung timbul niat bejat untuk menyetubuhi. Anak gadis itu tidak menyangka bahwa pamannya tega melakukan perbuatan tersebut kepada keponakan sendiri hingga hamil 2 bulan. Bandi mengancam akan membunuh jika orang-orang tahu akan kejadian tersebut. Namun, waktu yang menjawab dan akhirnya Bandi digelandang ke kantor polisi.

Perbuatan mesum Bandi memang patut diberkan hukuman seberat-beratnya. Pikirannya yang dirasuki setan hingga ia menyetubuhi keponakan sendiri. Ini memberikan pembelajaran kepada kita semua, pandai-pandailah menjaga diri terlebih lagi para kaum wanita. Kejahatan tidak hanya datang dari luar atau orang yang tidak dikenal. Contohnya Bandi, seorang paman yang nekat menyetubuhi keponakansendiri. Mawas dan waspada merupakan harga mutlak bagi kita semua agar terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan.

Lagi Hamil Kok Jadi Maling

Monday, January 27, 2014



Lagi Hamil Kok Jadi Maling - Seputar Informasi dalam Cerita. Memang mencari pekerjaan yang halal saja sudah sulit di zaman yang sudah amburadul ini. Jangan salahkan jika banyak orang yang lebih memilih jalan haram demi menyambung kebutuhan ekonomi. Tidak terkecuali berprofesi sebagai maling. Maling dalam bahasa halus yang dapat diartikan sebagai pencuri dapat dilakukan siapa saja. Sungguh tidak habis pikir jika profesi sebagai maling dikerjakan oleh seorang ibu yang sedang hamil. Ibu yang sedang hamil ini nekat melakukan pencurian di sebuah toko pakaian.


Rini seorang ibu muda berusia 21 tahun itu sedang hamil. Siang itu ia melancarkan aksinya seorang diri di sebuah toko pakaian. Ia nekat maling untuk mencukupi kebutuhan hidupnya. Ia menjadikan tas seorang penjaga kasir di toko pakaian tersebut menjadi sasarannya. Awalnya Rini hanya melihat-lihat pakaian, namun suatu kesempatan ketika korbannya sedang lengah, ia membuka tas dan mengambil dompet si korban. Beruntung perbuatan ibu hamil itu diketahui oleh korban dan Rini pun di bawa ke kantor kepolisian.

Apa yang dilakukan Rini adalah sebuah tindakan kriminal. Bagaimanapun juga maling haruslah di hukum. Hukum tidak memandang siapa pun termasuk ibu hamil. Yang menjadi penekanan adalah tindakan kriminal tersebut mengapa harus dilakukan oleh ibu hamil? Semoga perbuatan yang dilakukan oleh Rini tidak ditiru oleh ibu-ibu hamil lain.

Adu Bibir di Pesawat Terbang

Sunday, January 26, 2014



Adu Bibir di Pesawat Terbang - Seputar Informasi dalam Cerita. Lagi-lagi ulah maskapai penerbangan Indonesia menunjukkan ketidakprofesionalannya dalam bekerja. Sama seperti kejadian-kejadian yang biasa dialami para penumpang pesawat terbang. Ya, permasalahan keterlambatan jadwal penerbangan. Tidak tanggung-tanggung, dalam keterlambatan ini penumpang pesawat terbang dipaksa menunggu selama lebih dari 2 jam. Maka tidak ayal lagi adu bibir antara para petugas maskapai penerbangan dan para penumpang pun tidak dapat dihindari.


Adalah Satria seorang penumpang maskapai penerbangan yang berasal dari Bali menuju Jakarta untuk kembali dari tugas dinasnya. Satria yang siang itu sudah bersiap-siap berangkat menuju Jakarta, sudah melaksanakan boarding dan sudah naik di dalam pesawat terbang. Namun, tanpa alasan yang jelas pihak maskapai penerbangan menunda penerbangan dengan berbagai alasan. Mulai dari menunggu satu penumpang yang belum ada, hingga pengecekan bagasi. Terpaksa Satria dan penumpang lain harus turun. Hal ini yang menyebabkan Satria melakukan adu bibir terhadap petugas dalam pesawat terbang tersebut. Setelah menunggu lebih dari dua jam akhirnya pesawat tersebut berangkat menuju Jakarta.

Kejadian memalukan tersebut sudah biasa terjadi oleh maskapai penerbangan di Indonesia. Keterlambatan berangkat pesawat terbang memang pasti membuat kesal para penumpang. Maka tidaklah heran jika terjadi adu bibir antara pihak petugas pesawat terbang dan para penumpang. Semoga saja maskapai penerbangan dapat senantiasa selalu meningkatkan standar pelayanannya.