Preman Tulang Punggung Keluarga - Seputar Informasi dalam Cerita. Sudah menjadi pemahaman
di masyarakat umum bahwa yang namanya preman
identik dengan tato, kekerasan, pemalakan, dan tindak kriminal lain. Maka tidak
heran jika sering pihak berwajib merazia para preman yang telah meresahkan masyarakat. Namun, tidak selamanya preman itu meresahkan masyarakat.
Bahkan, ada juga preman yang
merupakan tulang punggung keluarga.
Tidak adanya kemampuan ekonomi untuk menimba ilmu yang lebih tinggi membuat
banyak orang menjadi preman demi menyambung hidup keluarganya.
Udin salah seorang preman yang terjaring razia yang
digelar oleh polisi Bandung tidak dapat mengelak lagi untuk kabur dari razia.
Badan Udin yang dipenuhi tato sudah menjadi bukti bahwa Udin seorang preman. Namun, pihak keluarga menolak
jika Udin disebut preman. Udin
sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir amatiran di putaran jalan. Ia
merupakan tulang punggung keluarga.
Menurut pengakuan ibunya, dalam sehari Udin mampu membawa uang ratusan ribu
untuk menyambung hidup keluarganya dan membiayai adik-adiknya yang masih duduk
dibangku SD.
Apa yang dilakukan
pihak kepolisian dalam menjaring preman
demi terciptanya keamanan dalam kehidupan bermasyarakat memang perlu didukung,
Tapi alangkah lebih bijaksana lagi jika dalam penangkapan tersebut, diteliti
dan dicari asal usul keluarganya. Sangat ironi jika ada seorang preman yang hanya bekerja sebagai
tukang parkir amatiran yang tidak menganngu ketertiban umum harus ditangkap,
sedangkan ia merupakan tulang punggungkeluarga. Satu sisi kita bersama-sama harus menegakkan ketertiban dan sisi
lain ada rasa iba melihat orang yang tidak mempunyai mata pencaharian yang
tidak pasti.

0 comments:
Post a Comment