skip to main |
skip to sidebar
Gesekan Para Penumpang Kereta - Seputar Informasi dalam Cerita. Pemerintah
terus mengupayakan agar penggunaan kendaraan pribadi menurun agar tidak membuat
jalanan macet. berbagai cara pemerintah telah dilakukan termasuk pengadaan
sumber transportasi umum seperti kereta. Masyarakat di Jabodetabek lebih
mengenalnya dengan KRL atau commuter line.
Namun, sungguh ironis dengan apa yang terjadi di Bogor. Para penumpang kereta berdesakan mengantri
tiket kereta. Di depan loket kereta, tubuh antara penumpang saling dempet
seakan-akan tubuh mereka bergesekan.

Gesekan di antara para penumpangkereta terjadi ketika membludaknya para penumpang kereta dari Stasiun Bogor.
Andi, salah seorang mahasiswa biasa menggunakan transportasi kereta ini. Memang
siang yang terik itu tidak seperti biasanya langit mendung menggelayuti kota
Bogor, Andi berangkat agak pagi menuju stasiun. Namun, apa yang dipikirkannya
jika lebih pagi malah makin sepi ternyata berbanding terbalik. Antrian para penumpang kereta sudah mengular di
depan loket. Andi langsung ikut masuk dalam antrian dan badannya pun bergesakan dengan para penumpang lain.
Antrian
mengular yang terjadi di stasiun Bogor ini adalah bentuk ketidaksiapan petugas
untuk menampung lonjakan para penumpang kereta. Sebaiknya jumlah pelayanan loket penjualan karcis kereta agar
ditambah guna mengantisipasi membludaknya penumpang kereta. Jika hal ini terus terjadi dan dibiarkan, maka penumpang kereta akan merasa dirugikan. Andi dan para penumpang kereta lain tentu
berharap akan adanya perbaikan layanan yang lebih baik dalam melayani para penumpang kereta.

Pagi
itu Wati dan beberapa temannya yang tinggal di daerah Cikarang seperti biasa
berangkat menuju tempat kerjanya di daerah Cibitung menggunakan sepeda motor.
Sudah menjadi hal yang biasa ketika jalanan menuju tempat kerjanya setiap saat
macet. Terlebih lagi ketika banyak tumpukansampah di pinggir jalan yang membuat jalansemakin macet. Keluh kesah Wati tak ubahnya dengan keluh kesah warga Bekasi
lain yang mengharapkan adanya penanganan dari dinas terkait dari pemerintah
setempat.
Alasan-alasan
klasik yang digunakan pemerintah karena keterlambatan penanganan masalah tumpukan sampah yang membuat jalan macet adalah kurangnya armada
truk. Truk-truk pengangkut sampah rencananya akan ditambah dengan melihat
kondisi tumpukan sampah di pinggir
jalan yang lebih banyak dari biasanya. Dinas kebersihan kota Bekasi berharap
jika tumpukan sampah sudah diatas,
kondisi jalan yang macet akan
sedikit terurai.
Siapa
yang tidak mengenal potongan syair lagu di atas? Ya lagu ciptaan Rhoma Irama
yang berjudul kereta malam tersebut
menjadi booming kembali dengan nuansa dangdut koplonya. Lagu kereta malam yang menggambarkan
keceriaan hati dengan menaiki kereta malam tersebut sangat berbeda dengan apa yang terjadi di Banyumas, Jawa
Tengah. Sebuah kereta malam merenggut nyawa orang dalam sebuah
mobil.
Priyono
dan keluarganya yang berniat mengunjungi sanak saudara di Banyumas, malam itu
melintasi perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Banyumas. Ketika itu
mesin mobil Priyono tiba-tiba mati di tengah perlintasan. Dan di saat itu
meluncur sebuah kereta malam dari
arah Purwokerto menuju Yogyakarta. Tabrakan maut tidak dapat dihindarkan. Kereta malam itu merenggut nyawa hampir seluruh penumpang dalam mobil tersebut.
Priyono yang menjadi sopir mobil tersebut tidak luput dari tabrakan tersebut
dan tewas seketika di tempat kejadian.
Kasus
tabrakan maut kereta malam yang merenggut nyawa penumpang mobil
tersebut ditangani oleh kepolisian setempat. Peristiwa tersebut menjadi
peringatan kepada pihak yang berwenang untuk memasang palang pintu kereta api
di tempat-tempat yang belum ada palang pintu kereta. Selain itu, pengendara
ketika melintasi rel tanpa palang pintu harap berhati-hati dan lebih waspada
jika ada kereta yang ingin melintas. Kejadian kereta malam yang merenggutnyawa tersebut semoga menjadi pembelajaran bagi kita semua.
Akses Mudah Menuju Bandara Baru - Seputar Infotmasi dalam Cerita. Mobilitas
masyarakat yang terus berkembang membuat segalanya harus berbenah. Dari waktu
yang terus mengejar manusia membuat segalanya harus serba cepat dan efisien,
tak terkecuali tempat umum bahkan transportasi umum. Seperti halnya bandara,
mengingat mobilitas masyarakat yang serba cepat, maka akses menuju bandara
haruslah lebih mudah. Akses mudah
menuju bandara sudah dipertimbangkan oleh pemerintah. Halim Perdanakusuma
selaku bandara baru yang
dikomersialisasikan pemerintah, akan diberikan akses mudah untuk mencapat
bandara tersebut.

Husni
yang tinggal di Bekasi merasa sangat terbantu dengan komersialisasi bandara
Halim sebagai bandara baru yang
digunakan untuk penerbangan umum. Sayangnya, nasib bandara baru ini belum ditunjang oleh akses mudah menuju tempat
tersebut. Husni menyayangkan ketiadaan alat transportasi umum dari dan menuju bandara baru tersebut. Akses yang mudah memang sangat
diperlukan guna efisiensi kegunaan bandara tersebut.
Pemerintah
selayaknya harus mengupayakan akses yang mudah menuju bandara baru di
Halim. Bandara Halim dikomersialisasikan sebenarnya untuk membantu peran
Bandara Soekarno Hatta yang sudah kelebihan kapasitas melayani penerbangan.
Oleh karena itu, percepatan pembangunan aksesyang mudah menuju bandara baru
segera dibangun agar mempermudah masyarakat dalam aktifitasnya menggunakan
transportasi umum pesawat terbang.